Rabu, 13 April 2016

Alah Bisa Karena Biasa

Ada pepatah Minang mengatakan: “Alah Bisa Karena Biasa”. Suatu pekerjaan yang tidak dibiasakan akan memberikan kesan yang sulit. Penulis harus sering dan membiasakan dirinya menulis. Semakin rajin menulis dan membaca, akan semakin lancar seseorang menyampaikan gagasannya lewat tulisan.
Itulah “Lead” yang dapat saya tonjolkan pada tulisan kali ini dalam sesi Menulis Untuk Pembaca pada Diklat Penulisan Ilmiah Populer yang dilaksanakan di PPMKP, Rabu tanggal 13 April 2016. Menulis berarti berkomunikasi dengan pembaca atau masyarakat lewat bahasa tulisan. Pesan yang disampaikan dapat berupa informasi, gagasan, pemikiran maupun ajakan. Setiap penulis mempunyai “Angle” atau sudut pandang yang berbeda terhadap suatu objek yang sama.
Ir. Sumardi selaku Widyaiswara pada PPMKP Ciawi menyatakan ada beberapa faktor yang menyebabkan seseorang menulis: 1) Tugas yang diemban, 2) Hobi menulis, 3) Mengharap imbalan dan 4) Sebagai pengembangan diri.
Lantas, apa tujuan seseorang tersebut menulis? Biasanya seseorang menulis bertujuan menyampaikan informasi yang berguna bagi umum dan juga mencoba menarik perhatian pembaca terhadap suatu objek.
Berikut 10 kiat sukses menjadi penulis yang saya cerna dari pembelajaran hari ini:
1.       Berlatih menulis
Awali hari-hari dengan melatih kemampuan menulis
2.       Suka membaca
Kebiasaan rajin membaca akan memperluas wawasan
3.       Kuasai tata bahasa
Menulis berarti memvisualisasikan pikiran lewat bahasa tulisan
4.       Sabar
Menulis butuh proses, ketekunan dan kesabaran
5.       Tekun dan berani
Beranikan diri untuk mengirim hasil tulisan ke media
6.       Belajar bersama pakarnya
Dibutuhkan mentor sebagai pembimbing
7.       Sosialisasi dengan lingkungan
Mampu mengembangkan diri melalui proses sosialisasi
8.       Berawal dari hobi
Berawal dari hobi, berkembanglah sebuah ide yang diisualisasikan ke dalam tulisan
9.       Berbagi pengalaman lewat tulisan
Lewat tulisan kita bisa berbagi sebuah konsep
10.   Jangan berhenti menulis
Jika sudah mempunyai sebuah tulisan, jangan pernah puas (Sang T)