“Oryza
Sativa“ merupakan nama ilmiah dari tanaman padi. Padi merupakan salah satu tanaman
budidaya terpenting dalam peradaban. Namun demikian, Oryza Sativa yang
dibicarakan saat ini adalah sebuah kelompoktani di Jorong Magek yang merupakan
salah satu kelompoktani tertua di Nagari Magek.
Setelah
sekian lama terjadi kevakuman kegiatan, kelompoktani Oryza Sativa mulai
menggeliat setelah dilakukannya Revitalisasi kepengurusan. Pengurus lama yang
merupakan sesepuh di Jorong merasa sudah tidak mampu lagi menjalankan amanah
kelompok sehingga atas hasil musyawarah terpilihlah pengurus baru yang
merupakan generasi muda tani. Memang benar demikian seharusnya, seandainya
sesuatu kegiatan sudah tidak berjalan lagi maka revitalisasi adalah kunci
keluarnya. Dengan adanya revitalisasi, maka akan muncul darah baru lagi.
Dalam penyusunan
rencana kerja, Jumat Tanggal 4 Maret 2016, Yose Elfiranto, SST selaku penyuluh
pertanian Nagari Magek mencoba menggali kembali potensi kelompoktani Oryza
Sativa yang lama terpendam. Lokasi lahan kelompok yang terletak pada pintu air
Batang Agam merupakan suatu kekuatan yang sangat bagus dalam pengembangan
segala bentuk pertanian. Air yang bisa dikontrol penggunaannya membuat petani
telah terbiasa melakukan tanam dua kali setahun. Namun sayang sekali, petani
masih melakukan sistem tanam padi secara konvensional pada lahan seluas 40 Ha tersebut
yang hasilnya biasa-biasa saja atau tidak ada peningkatan.
Atas
dasar itulah, Yose mengajak para petani untuk mau menerapkan anjuran dan
rekomendasi dari Balai Penyuluhan Kecamatan tentang sistem tanam padi sawah. Berdasarkan
penelitian dan pengujian, sistem tanam yang direkomendasikan saat ini adalah
sistem tanam padi Jajar Legowo.
Tujuan
utama dari Tanam Padi dengan Sistem Jajar Legowo yaitu meningkatkan populasi
tanaman dengan cara mengatur jarak tanam dan memanipulasi lokasi dari tanaman
yang seolah-olah tanaman padi berada di pinggir (tanaman pinggir) atau
seolah-olah tanaman lebih banyak berada di pinggir. Yang berdasarkan
pengalaman, tanaman padi yang berada di pinggir akan menghasilkan produksi padi
lebih tinggi dan kualitas dari gabah yang lebih baik, ini dikarenakan tanaman
padi di pinggir akan mendapatkan sinar matahari yang lebih banyak. Itulah
sebabnya sistem jajar legowo menjadi salah satu pilihan dalam proses
meningkatkan produksi gabah.
Dengan kondisi
sawah yang siap tanam saat ini, disepakati bahwa kelompoktani Oryza Sativa akan
melaksanakan kegiatan tanam dengan pola Sistem Jajar Legowo secara swadaya. Hal
ini didasari keingin tahuan petani dan juga melihat hasil yang diperoleh dari
kelompok tetangga (Sang T).

Tidak ada komentar:
Posting Komentar