Rabu, 26 Agustus 2015

TIPS PEMILIHAN BIBIT KAMBING

Ternak kambing merupakan jenis ternak yang sudah akrab dengan sistem usaha tani di pedesaan. Ternak ini mempunyai prospek yang baik untuk dikembangkan karena mudah dipelihara, mempunyai adaptasi yang baik terhadap berbagai kondisi lingkungan serta lebih efisien dalam mengubah makanan yang berkualitas rendah menjadi daging dan air susu. Ternak kambing sangat berperan dalam kehidupan kita sehari-hari karena dapat memberikan manfaat yang lebih besar dan dapat dijadikan tabungan hidup bagi keluarga petan, sebab ternak ini dapat dijual bila sewaktu-waktu petani membutuhkan uang.
Salah satu faktor yang menentukan produktifitas ternak kambing adalah keberhasilan memperoleh jumlah anak yang dilahirkan. Oleh karena itu pemilihan ternak kambing yang baik untuk penggemukan atau sebagai ternak bibit mutlak diperlukan untuk mencapai keberhasilan dalam usaha peternakan.
Riswandi, SST selaku penyuluh peternakan Kecamatan Kamang Magek memberikan penyuluhan pada kelompoktani Saayun Salangkah Jorong Pintu Koto yang merupakan kelompok ternak penerima dana SMD. Riswandi, SST memberikan tips mengenai pemilihan bibit ternak kambing yang meliputi:
1.      Kesehatannya
  1. Mempunyai nafsu makan yang baik.
  2. Mata bersinar seolah-olah memberi kesan ceria.
  3. Penampilannya lincah
  4. Tidak menunjukkan tanda-tanda lemah (loyo)
  5. Kulit halus dan mengkilat
  6. Berasal dari keturunan yang sehat dan tidak pernah terserang penyakit hewan menular.
2.      Tanda-Tanda Eksterior
  1. Kepala, Leher, badan dan kaki seimbang
  2. Tidak ada cacat
  3. Testis (buah pelir) pada yang jantan cukup besardan lengkap (Dua Buah)
  4. Ambing susu pada yang betina,besar dan simetris (sama besar kiri dan kanan)
3.      Asal Usul
Sebaiknya bibit ternak kambing yang dipelihara diketahui asal-usulnya, karena kambing yang berasal dari keturuna yang baik akan baik pula keturunannya.
KRITERIA BETINA CALON BIBIT
  1. Bentuk tubuh kompak, dada dalam dan lebar, garis punggung dan pinggang lurus
  2. Tubuh besar tetapi tidak terlalu kurus
  3. Mempunyai sifat merawat anak yang bai. Keadaan inidapat ditunjukkan dengan penampilan induk yang jinak serta sorot mata yang ramah.
  4. Berasal dari keturunan yang sehat dan mampu melahirkan 2-3 ekor per kelahiran
  5. Jumlah gigi lengkap, membantu ternak merumput secara efisien serta rahang bawah dan atas yang rata.
  6.  Kaki lurus dan tumit tinggi
KRITERIA PEJANTAN CALON BIBIT
  1. Bentuk tubuh besar diantara pejantannyang umurnya sama
  2. Dada lebar dan tubuh relatif panjang.
  3. Bagian tubuh belakang lebih besar dan tinggi
  4. Penampilan gagah, mencerminkan kemampuan untuk menurunkan sifat yang baik pada anak-anaknya
  5. Kaki lurus dan kuat,tumit tinggi.
  6. Aktif dan siap mengawini induk yang berahi (Nafsu kawinnya besar serta kelihatannya ramah).
  7. Pilih pejantan yang berumur 1,5 sampai 3 tahun.
Menutup pembicaraan, Riswandi, SST berharap semoga kelompok terus meningkatkan populasi dan kualitas ternak tersebut sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan peternak (Sang T).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar