Jumat, 25 September 2015

KAMANG HILIR: Dari Petani JERUK KE PENGUSAHA perabot

KAMANG HILIR: Dari Petani JERUK KE PENGUSAHA perabot
Dibuat
Fakhri

Kamang Hilir merupakan sebuah nagari Yang terletak di Kecamatan Kamang Magek Kabupaten Agam. Suatu perubahan Besar Pernah terjadi di Kamang Hilir, HA yaitu ketika St Samiak memperkenalkan budidaya Tanaman jeruk atau lebih dikenal sebutan Artikel Baru limau Dibuat Masyarakat setempat. Keberhasilan HA St Samiak KESAWAN melakukan budidaya Tanaman jeruk Menarik Minat sebagian Besar Masyarakat Kamang Hilir Lainnya, terutama ketika HA St Samiak rumah permanen untuk BERHASIL Membuat Orang tuanya Dari Hasil Bertani jeruk.
Sebagian Besar penduduk Nagari Kamang Hilir mengharapkan Hasil pertanian dapat memenuhi kebutuhan Hidup. Masa Dari years 1970 Sampai 1985 years Artikel Baru merupakan Masa jaya BAGI Tanaman jeruk di Nagari Kamang Hilir. Kepopuleran Tanaman jeruk bahkan Membuat para perantau Yang regular tidak begitu beruntung di perantauannya pulang ke kampung Dilaporkan dan menjadi Petani jeruk. Selain butir ITU pelaku industri perabot di Kamang Hilir Juga BANYAK Tanaman jeruk beralih ke, KARENA menurut mereka Prospek Tanaman jeruk lebih Besar Dari PADA Tetap menekuni industri meubel.
Mata pencaharian Masyarakat Kamang Hilir berubah Dari Yang semula menanam palawija Tanaman Hanya untuk konsumsi Pribadi atau over ke pasar-pasar tradisional menjadi Bertani jeruk. Semenjak ITU Nagari Kamang Hilir Daerah terkenal sebagai penghasil jeruk berkualitas Unggul, rasanya manis dan gurih, ciri Khas jeruk Yang berasal Dari Nagari Kamang Hilir terutama adalah baunya harum yang. Jeruk asal Kamang Hilir Nama terkenal Artikel Baru “jeruk kamang”. PADA Masa jayanya jeruk kamang Sampai merambah ke Luar Daerah Pembongkaran Medan, Palembang, dan Jakarta. Kepopuleran jeruk kamang Suami terlihat Dari banyaknya kunjungan Yang Datang ke Nagari Kamang Hilir Pembongkaran Dari Aceh, Bengkulu, dan Pulau DKI. Kunjungan tamu regular tidak KESAWAN Hanya Datang Dari Negeri tetapi Juga Datang Dari Luar Negeri Dari misalnya Filipina, India, dan Bangladesh.
At dimulainya Penanaman jeruk Dibuat H. Adnan St Samiak, di Nagari Kamang Hilir terdapat BANYAK Lahan kosong. Selain Bertani sawah penduduk Kamang Hilir Juga menanami ladang mereka berumur Artikel Baru Tanaman muda Pembongkaran Singkong, ubi, jagung, ataupun cabai. Melihat kondisi demikian Maka Yang muncullah keinginan Dari salah seorang anak Nagari Kamang Hilir Yang Pernah menempuh Pendidikan di Sekolah Pertanian Sukarami Solok. Anak nagari tersebut kemudian Yang Bernama Adnan Penghasilan kena pajak Menikah Samiak bergelar St. PADA years 1984 beliau menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci Mekkah sehingga namanya ditambah di Depan Gelar Haji, sehingga namanya kemudian menjadi Haji Adnan St Samiak.
Keinginan ataupun ide untuk membudidayakan Tanaman jeruk didapatkan HA St Samiak Dari kawannya Harison Yang telah memulai menanam jeruk di kampung halamannya di Payakumbuh. Canada kawannya Suami HA St.Samiak belajar cara membudidayakan jeruk Dari proses menyiapkan, Pengolahan, hingga PADA Tahap Penambahan yakni memanen Hasil Tanaman jeruk. Untuk memulai usahanya, PADA years 1962 HA St Samiak memesan bibit jeruk ke Pasar Minggu Jakarta sebanyak 2.000 batang. Lahan Yang disiapkan seluas 1 Ha Yang Hanya dapat menampung 400 batang bibit jeruk. Sisanya dibagikan kepada Masyarakat Luas Secara gratis, akan tetapi regular tidak tertarik Masyarakat BANYAK yang. Hanya beberapa Orang Yang tertarik dan mengambil beberapa bibit Lainnya sehingga akhirnya tersisa 1,300 batang.
PADA 1965 years jeruk ditanam Yang Dibuat HA St Samiak telah dipanen Bisa untuk. Hasil Panen Pertama Tanaman jeruk Gagal Boleh dikatakan, penyebabnya ialah julian pemanenan Yang Kurang tepat. HA St Samiak ketika memanen jeruknya berwarna kuning jeruk Masih Masih Keras dan buahnya, Suami menandakan kalau jeruk dipanen hal Yang Dibuat HA St Samiak Masih Belum Matang. Akibatnya jeruk kamang Hanya dihargai Rp. 25, -/kg regular tidak mencapai setengah harga jeruk medan Dari Yang ketika ITU dihargai Rp.75, -/kg.
Untuk Panen berikutnya HA St Samiak memutuskan untuk menunggu hingga buah jeruknya Benar-Benar Matang. PADA 1966 HA St Samiak Dilaporkan memanen jeruknya, Panen untuk Yang kedua Suami Hat mendapati buah jeruknya Samiak memiliki Yang bagus Bentuk (Besar), bahkan lebih bagus Dari jeruk medan, tebal kulitnya, disimpan dan untuk tahan. Membuat Suami hal harga jeruk kamang meningkat Dari Rp. 25, -/kg menjadi Rp. 85, -/kg. Para pedagang pun BANYAK Yang membeli Artikel Baru beralih jeruk kamang. Dari Hasil Panen jeruknya Suami, PADA years 1968, HA St Samiak BERHASIL membangun rumah permanen untuk orangtuanya.
Puncak kejayaan Dari Tanaman jeruk di Kamang ialah ketika HA St Samiak menerima penghargaan Dari Pemerintah Jakarta PADA Tanggal 5 Juni 1984 bertepatan Artikel Baru Yang momen hari Lingkungan Hidup. Beliau menerima penghargaan Kalpataru sebagai Perinits Lingkungan Hidup. Hal Suami Secara regular tidak Langsung telah mengharumkan Nama Nagari Kamang Hilir. Di Masa jaya Tanaman jeruk, Nagari Kamang model merupakan nagari-nagari BAGI Lainnya di Sumatera Barat untuk pembudidayaan Tanaman jeruk. HA St Samiak Pernah Sendiri Oleh Pemerintah Daerah dibawa ke Suliki dan Kabupaten Pesisir Selatan untuk memberikan penjelasan kepada Petani setempat mengenai proses pembudidayaan Tanaman jeruk.
Masa leemasan Tanaman jeruk kamang berakhir ketika virus Citrus Vein Floem Degeneration (CVPD) menyerang PADA years Tanaman jeruk 1985. Suami virus menyebabkan perekonomian Masyarakat Kamang Hilir merosot drastis. Virus CVPD menyerang buah dan daun jeruk Tanaman, regular tidak Langsung menyerang keseluruhan batang melainkan menyerang per-ranting. Tanaman jeruk telah diserang virus Yang Dibuat Suami menyebabkan buahnya menjadi Kecil-Kecil dan Keras, sedangkan daunnya Kecil-Kecil dan bewarna kuning.
Pertanian jeruk Suami Yang selama merupakan mata pencaharian penduduk Hilir Utama BAGI Serius mendapat tantangan Kamang. Akibatnya penduduk BANYAK Yang beralih Profesi ke disektor industri, ADA sebagian Yang Masih Tetap bertahan di pertanian c. Kepemilikan Modal, mereka Dilaporkan menanan Tanaman lama misalnya ubi, Kentang, cabai, pisang, dan jagung. Sektor industri Bukan merupakan hal BAGI Baru Masyarakat Kamang Hilir at KARENA Masa Tanaman jeruk mereka telah menekuni industri meubel, terutama kaum laki-laki. KESAWAN Kepandaian bertukang (Istilah Yang lebih dikenal Dibuat penduduk setempat untuk industri meubel) telah ADA years semenjak 1930. Kepandaian KESAWAN bertukang diperkenalkan Dibuat Inyiak Marah dan Inyiak Sati. Semula Produksi Hanya diperuntukkan untuk memenuhi kebutuhan Pribadi mereka, Masyarakat kemudian diajarkan kepada kepandaian Suami Yang Ingin Membuat perabot rumahtangga. Akhirnya berkembang menjadi keahlian bertukang pun Luas di Masyarakat.
Kepandaian perabot merupakan kepandaian bertukang Suami Yang telah mendarah Daging BAGI penduduk Nagari Kamang Hilir Yang terutama laki-laki. Jadi tidaklah mengherankan jika industri Suami menjadi pekerjaan akternatif BAGI Petani Kamang Hilir. Untuk memperoleh Bahan baku tidaklah Very BAGI butir tukang perabot. Bahan baku tersebut dapat diperoleh di beberapa Daerah Dari Pembongkaran Tarusan, Maninjau, Batusangkar, Malalak, Muarobungo, Sijunjuang dan. Bahkan ADA Yang Dari Luar Sumatera Barat Dari Pembongkaran Provinsi Riau dan Jambi. Interest Rate kayu Yang perlengkapan sebagai Bahan baku kayu Surian ialah, marantiah, bayua dan
Proses Pemasaran Hasil Produksi meubel tidaklah susah, setidaknya BAGI para tukang. Mereka cukup menjual Hasil Produksi mereka ke toko-toko Yang Juga dimiliki Dibuat Orang Kamang Hilir. Toko-toko ITU mulanya terletak di Pasar Jawi kemudian dipindahkan ke Pasar Banto Bukittinggi.
Selain menjual kepada pemilik toko di Bukittinggi, tukang-tukang Suami Juga menerima pesanan Langsung ke bengkel mereka. Keuntungan Dari pesanan Suami Chicken ialah dapat menentukan Sendiri Pembongkaran APA corak / mode hingga warna kucing perlengkapan yang. Kekurangannya pesanan ialah mereka regular tidak Langsung Jadi, untuk menyelesaikan Satu buah lemari dibutuhkan minimal julian Satu Minggu. Akan tetapi, Hasil Yang memuaskan diperoleh JAUH KARENA lebih berdasarkan pesanan.
PADA years 1997 Produksi proses industri perabot sempat terganggu, akibat krisis Barang Ekonomi Barang Produksi untuk perabot melonjak Mahal, namun sayangnya di lain pihak harga Hasil Produksi Tetap. Kehidupan industri perabot Mulai Dilaporkan mengeliat PADA years 2000-sebuah Artikel Baru seiring semakin membaiknya kondisi perekonomian Negara, sehingga perlahan-Lahan Hasil permintaan meningkat terhadap industri Suami Mulai.
PADA years 2007 keadaan industri perabot di Kamang Hilir terganggu Dilaporkan, penyebab utamanya ialah KESAWAN kesulitan memperoleh Bahan baku untuk industri. KESAWAN Seriusnya pemerintah memberantas diperketatnya perizinan loging dan ilegal untuk menebang kayu kayu-kayu telah menyebabkan Yang biasanya perlengkapan sebagai Bahan baku untuk industri meubel di Kamang Hilir semakin Very untuk didapatkan.
Penulis adalah Mahasiswa Jurusan Sejarah Universitas Andalas.
Sumber: http://witrianto.blogdetik.com/2010/12/10/sejarah-ekonomi-kamang-hilir/

Tidak ada komentar:

Posting Komentar