Pembangunan Pertanian yang
baik adalah perencanaan yang memadukan kebutuhan masyarakat pertanian,
pelaku usaha dengan keinginan pemerintah yang diwujudkan dalam
perencanaan partisifatif dalam bentuk programa penyuluhan pertanian tingkat
Desa. Begitulah sebenarnya hakikat dan kebenaran sebuah programa pertanian
tingkat Kecamatan.
Dalam penyusunan programa penyuluhan
pertanian Kecamatan Kamang Magek Tahun 2016 pada Senin, 28 September 2015 yang
dihadiri kelompoktani dan para penyuluh bertempat di aula pertemuan UPT BP4K2P
Kecamatan Kamang Magek dibuka oleh sekelumit pujian dan harapan besar dari Drs.
Surya Wendri selaku Camat Kamang Magek terhadap validitas data yang dimiliki
oleh UPT BP4K2P Kecamatan Kamang Magek. Surya Wendri menyampaikan bahwa programa
yang baik dan tepat sasaran akan dapat diperoleh melalui aspirasi para petani yang
disusun melalui suatu telaah dan pemahaman yang benar terhadap permasalahan petani.
Surya Wendri juga menyampaikan pujian terhadap kinerja para penyuluh sehingga
data yang tersusun dalam programa UPT BP4K2P Kecamatan Kamang Magek banyak yang
diambil menjadi database Kecamatan karena lebih akurat dan terukur.
Sementara itu, Monisfar, S.Sos selaku
Kepala BP4K2P Kabupaten Agam menegaskan dalam penyusunan programa, petani harus
menyesuaikan permintaan dengan kebutuhan. Program yang diberikan pemerintah
hendaknya berkembang dari satu menjadi dua, dari dua menjadi empat sehingga
dapat meningkatkan kesejahteraan petani tersebut. Hal ini akan berdampak
terhadap rasa memiliki kelompok terhadap suatu kegiatan yang diberikan.
Monisfar juga menyampaikan bahwa programa penyuluhan merupakan upaya memadukan
keinginan petani dengan program yang diberikan pemerintah.
Sementara itu Bakhrizal, S.Sos selaku
Kepala UPT BP4K2P Kecamatan Kamang Magek lebih menekankan kepada penguatan
kelembagaan kelompoktani melalui kelengkapan data pada Simluhtan. “Tidak ada
kelompoktani tanpa Simluhtan, Tidak ada program untuk kelompok tanpa terdata
Simluhtan” tegas Bakhrizal. “Kelompoktani hendaknya melakukan rembug tani dalam
penyusunan programa melalui RUK sehingga akan menghasilkan suatu programa yang
benar-benar menyampaikan aspirasi para petani” pungkas Bakhrizal (Sang T).
Tidak ada komentar:
Posting Komentar