Senin, 28 September 2015

Penyusunan Programa Sesuaikan Permintaan Dengan Kebutuhan

Pembangunan  Pertanian  yang baik adalah perencanaan yang memadukan kebutuhan masyarakat pertanian, pelaku  usaha dengan keinginan pemerintah yang diwujudkan dalam perencanaan partisifatif dalam bentuk programa penyuluhan pertanian tingkat Desa. Begitulah sebenarnya hakikat dan kebenaran sebuah programa pertanian tingkat Kecamatan.

Dalam penyusunan programa penyuluhan pertanian Kecamatan Kamang Magek Tahun 2016 pada Senin, 28 September 2015 yang dihadiri kelompoktani dan para penyuluh bertempat di aula pertemuan UPT BP4K2P Kecamatan Kamang Magek dibuka oleh sekelumit pujian dan harapan besar dari Drs. Surya Wendri selaku Camat Kamang Magek terhadap validitas data yang dimiliki oleh UPT BP4K2P Kecamatan Kamang Magek. Surya Wendri menyampaikan bahwa programa yang baik dan tepat sasaran akan dapat diperoleh melalui aspirasi para petani yang disusun melalui suatu telaah dan pemahaman yang benar terhadap permasalahan petani. Surya Wendri juga menyampaikan pujian terhadap kinerja para penyuluh sehingga data yang tersusun dalam programa UPT BP4K2P Kecamatan Kamang Magek banyak yang diambil menjadi database Kecamatan karena lebih akurat dan terukur.
Sementara itu, Monisfar, S.Sos selaku Kepala BP4K2P Kabupaten Agam menegaskan dalam penyusunan programa, petani harus menyesuaikan permintaan dengan kebutuhan. Program yang diberikan pemerintah hendaknya berkembang dari satu menjadi dua, dari dua menjadi empat sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan petani tersebut. Hal ini akan berdampak terhadap rasa memiliki kelompok terhadap suatu kegiatan yang diberikan. Monisfar juga menyampaikan bahwa programa penyuluhan merupakan upaya memadukan keinginan petani dengan program yang diberikan pemerintah.
Sementara itu Bakhrizal, S.Sos selaku Kepala UPT BP4K2P Kecamatan Kamang Magek lebih menekankan kepada penguatan kelembagaan kelompoktani melalui kelengkapan data pada Simluhtan. “Tidak ada kelompoktani tanpa Simluhtan, Tidak ada program untuk kelompok tanpa terdata Simluhtan” tegas Bakhrizal. “Kelompoktani hendaknya melakukan rembug tani dalam penyusunan programa melalui RUK sehingga akan menghasilkan suatu programa yang benar-benar menyampaikan aspirasi para petani” pungkas Bakhrizal (Sang T).

Tidak ada komentar:

Posting Komentar